::: untuk AERO
persahabatan adalah sebuah lilin
lihatlah lilin
Ia berpendar terangi sekitarnya
tanpa takut tubuhnya menyusut
mengkerut
dan hilang
persahabatan adalah kita
laksana lilin yang berpendar
tanpa harus tahu untuk apa dan siapa
satu kita dalam tawa
satu kita dalam tangis
kita ada tuk terangi lainnya
kita ada tuk rengkuh bahagia dalam kebersamaan
kita adalah lilin itu
memberi terang tanpa lelah
kita adalah penerang itu...
maka sahabatku sambutlah tanganku dalam keriaan
bersama kita terangi alam ini dengan suka cita
tak ada ruang gelap di hidup kita jika kita berpendar bersama
mungkin pendar satu satu dari kita tak seterang lentera
tapi pendar kita bersama
merupakan pelita yang terangi langkah kita
langkah persahabatan kita
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Ketika Yang Tersisa Hanyalah Air Mata
Hey kamu... Iya kamu... Kamu yang dulu datang lagi dalam hidupku dengan janji tuk tak lagi menghadirkan air mata di wajahku dengan jan...
-
Awalnya aku nulis di blog tuh cuma ingin mencurahkan semua yang aku pikirkan, rasakan, dan alami. Aku membebaskan jariku untuk menari dan me...
-
Hey kamu... Iya kamu... Kamu yang dulu datang lagi dalam hidupku dengan janji tuk tak lagi menghadirkan air mata di wajahku dengan jan...

No comments:
Post a Comment