Ia muncul
Matanya...
Bibirnya...
Rambutnya...
Hidungnya...
Tubuhnya...
Masih serupa
Sekali lagi ia membayangi lalu hidupku
Serupa, tapi begitu asing
Siapa itu, mungkin apa?
Mengapa?
Ia muncul lagi
Prang...
Cetek...
Ku takut berhadapan dengannya
Sudah cukup !!!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Ketika Yang Tersisa Hanyalah Air Mata
Hey kamu... Iya kamu... Kamu yang dulu datang lagi dalam hidupku dengan janji tuk tak lagi menghadirkan air mata di wajahku dengan jan...
-
Hey kamu... Iya kamu... Kamu yang dulu datang lagi dalam hidupku dengan janji tuk tak lagi menghadirkan air mata di wajahku dengan jan...
-
Awalnya aku nulis di blog tuh cuma ingin mencurahkan semua yang aku pikirkan, rasakan, dan alami. Aku membebaskan jariku untuk menari dan me...

No comments:
Post a Comment