Saturday, January 02, 2010

Kematian

kematian...
seperti apa sebenarnya aku tak tahu
tapi aku ingin ke sana
kata orang terlalu menakutkan
tapi aku ingin ke sana
kematian...
pun sekarang telah ku alami
aku tak hidup sekarang
aku hanya bernafas
lalu...
mengapa aku harus menunggu lama untuk itu


Kembali Dalam Gelap

Ada seorang teman berkata padaku
Sampai kapan kau tetap berada dalam kegelapan?
Aku nyaman ada di sini
Aku tenang ada di sini
Apa yang membuatmu nyaman?
Entahlah mungkin kelamnya
Ayolah keluar... lihat di sana
Kamu akan mandi cahaya
Ayo....
Baiklah aku akan coba keluar
Tapi jangan jauh dariku
Saat itulah kubuka pintu
Cahaya sangat terang begitu menyilaukan
Aku tak kuat memandang cahaya itu
Aku berjalan tertatih sambil memicingkan mata
Tapi aku seperti tenggelam dalam lautan cahaya
Aku hilang arah
Kucari temanku
Tak kutemukan
BRENGSEK... aku ditinggal
Beranjak ku berlari kembali ke dalam gelap





Ku Tlah Memilih

Aku perempuan yang terlahir dari rahim keputusasaan
Keputusasaan yang hadir seiring terbit fajar
Tak pernah ku memilih untuk dilahirkan
Bukan berarti tak ada pilihan setelah ku dilahirkan
Ktika angin berhembus ke timur aku memilih ke utara
Ktika ombak memaksaku ke daratan ku pilih ke gigir palung
Pun ktika mereka katakan dialah untukku tapi ku memilihmu
Ku tunduk padamu lelakiku
    dengan segala keputusasaan dan harapan
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...