Skip to main content

Posts

Showing posts from 2016

Aku Cuma Punya Hati - Song Lyrics

dulu saat ku siap mati untukmu
kamu tak pernah menganggap aku hidup
dulu saat semua ingin ku pertaruhkan
kamu tak pernah percaya cinta sejatiku aku cuma punya hati
tapi kamu mungkin tak pakai hati kamu berbohong aku pun percaya
kamu lukai ku tak peduli
coba kau pikir dimana ada cinta seperti ini kau tinggalkan aku ku tetap di sini
kau dengan yang lain ku tetap setia
tak usah tanyakan apa aku cuma punya hati aku cuma punya hati
tapi kamu mungkin tak pakai hati kamu berbohong aku pun percaya
kamu lukai ku tak peduli
coba kau pikir dimana ada cinta seperti ini kau tinggalkan aku ku tetap di sini
kau dengan yang lain ku tetap setia
tak usah tanyakan apa aku cuma punya hati

RAHASIAMU

Luka seperti apa yang kau simpan
Kebencian sebesar apa yang kau tutupi
Sehingga yang kau beri hanya diam dan kebekuan

Aku benci jeda di antara kita
Aku benci diammu

Tak bisakah kau sekedar meledakkan amarahmu
Atau mungkin aku hanya takut
Jika ternyata lukamu dan amarahmu

Ternyata karnaku

Perempuan Langit, Surabaya 2016

Tak Berjejak

Lepas Subuh itu aku menantikan secercah cahaya
yang menyeruak di antara debur ombak
Cahaya yang menyibak jejak langkah demi langkah
yang kau tinggalkan semalam

Namun...
Hingga terik ini menusuk kulit tak kutemukan jejak itu
Jejakmu...
Mereka hilang seperti dirimu...

Kau datang dan pergi dalam diam
Hanya meninggalkan bayangan hitam
Bahkan dalam pekat malam, bayangmu jauh lebih pekat

Sepekat kopi yang terecap pahit
Sepekar darah yang meleleh dari luka
yang kau toreh...

Perempuan Langit, Surabaya 2016

Perempuan...

Perempuan...
Ia diajarkan untuk memiliki hati seluas samudera
Yang memiliki ribuan sediaan ruang untuk menyimpan kata maaf dari mereka yang menyakitinya
Yang memiliki jutaan senyum bagi mereka yang ia sayangi
Perempuan...
Ia diajarkan untuk menjadi rumah yang nyaman untuk pulang
Tempat yang teduh untuk kembali
Hingga ia dapat begitu saja memeluk hangat mereka dulu pergi dan jejakkan luka padanya
Perempuan...
Tapi ia juga serupa lilin
Ia memberi pijar dan terang pada kegelapan
Tapi, itu membuat dirinya luluh tak berbentuk
Ketulusannya membuat dirinya sirna dalam gelap
Perempuan...
Terkadang sekokoh pohon
Seberapapun luka yang dicabikkan pada dirinya
Ia tetap kokoh berdiri
Memberikan kehidupan pada makhluk di sekelilingnya
Memberikan keteduhan
Tapi coba lihat lebih dekat
Bekas cabikan itu masih ada di sana
Mungkin dia tidak menunjukkan rasa sakitnya
Namun bekas luka itu tetap berada di sana
Perempuan...
Dan sejauh ini aku masih perempuan....