Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2009

Jantungku Berdebar Lagi

Heum.... Tiba-tiba jantung ini berdebar lagi. Berdebar ketika menerima SMS. Berdebar ketika melihat dia.
Huwaaaaa.... Ada yang salah nih... Nggak boleh...Nggak boleh...
Tepiskan rasa ini secepat kedatangannya. Tidak boleh larut dalam romansa yang memabukkan ini lagi...
Wake Up Girl...

Ketika Awan Menentukan Arahnya

Alam dituntut untuk menari seirama Rumput, udara, air, awan, binatang, tumbuhan Menari dengan nada dan irama yang selaras Tapi alam tak selamanya harmonis Ketika awan menentukan arahnya sendiri Ketika awan memilih tuk tak tunduk pada bayu dan hembusannya Salahkah itu?
Entah...hanya saja itu pantas Mungkin karena sang awan lelah tunduk pada bayu Awan ingin tentukan arahnya dengan kehendaknya Ketika awan menentukan arahnya sendiri Salahkah ia?

No Dangdut, No Love

Bener kali ye...kalau semua orang bilang cinta itu bikin kita yang waras jadi sableng. Aku sih pertamanya nggak percaya sedikit pun. Tapi saat aku ngalamin sendiri yang namanya JATUH CINTA, aje gile... Kalau bisa kepala jadi kaki, kaki jadi kepala deh...biar si pujaan hati ngelirik aku. And you know what, itu semua terjadi pas aku esempe. Terserah deh ya kalau mau bilang aku kegatelan atau apa. Anyway, ceritanya waktu itu aku kelas dua esempe, aku naksir ama cowok yang yah...lumayan jadi bintang sekolah. Pinter udah pasti selain itu juga dia gape main musik. Namanya Shuman. Seperti yang udah aku bilang tadi, nih cowok (a.k.a. Shuman) famous abis. Gak ada satupun anak di sekolahku yang nggak kenal ama dia. Dan itu yang bikin perjuangan cinta aku kerasaaaaaa berat banget. Ya, cuma buat aku yang ordinary student di sekolah, this is a big challenge, you know. Saat ku sadar kalau aku ternyata punya feeling ama tuh cowok, aku mulai muter otak dan pasang strategi untuk memenangkan hatinya. N…

Berlayarlah Perahu Kertasku ke Laut Lepas

~....berputar menjadi sesuatu yang bukan kita demi menjadi diri kita lagi...~
Penantian sekian lama akhirnya terbayar juga. Perahu Kertas novel terbaru Dewi Lestari kini sudah di tangan dan sudah pula selesai dibaca. Di halaman ini aku hanya ingin berbagi, berbagi tentang mimpi yang pasti akan terwujud suatu saat, berbagi tentang cinta yang menemukan jalannya sendiri untuk bersatu, berbagi tentang nilai-nilai pengorbanan dalam cinta, berbagi tentang air mata yang luruh ketika membaca lembar demi lembar novel ini. Aku hanya ingin berbagi tentang Perahu Kertas yang bukan hanya karya dari seorang Dewi Lestari tapi juga jawaban atas semua pertanyaanku selama ini... Setiap novel baru Dee muncul aku selalu berasumsi bahwa akan ada nilai-nilai yang dileburkan ke dalamnya. Pun itu yang kudapatkan pada Perahu Kertas, karya terbaru dari Dewi Lestari. Perahu Kertas menyuguhkan kisah tentang Kugy dan Keenan yang masing-masing memiliki mimpi-mimpi. Mimpi yang mereka tahu jauh dari realita kehidupa…

Baby Proposal: Cinta Tak Membutuhkan Alasan....

Aku tahu novel ini pertama kali karena tidak sengaja. Kebetulan aku membuka website Gagas Media dan aku mendapati sampul novel ini di bagian buku-buku baru. Aku tergelitik dengan sampul dan judul novel ini dan akhirnya membaca reviewnya. Cukup membaca sejenak review yang memang tidak terlalu panjang membuatku memutuskan aku harus mendapatkan novel ini untuk kado ulang tahunku. Selain Perahu Kertas tentunya. Pas tanggal 22 November kemarin aku berhasil menghadiahi diriku sendiri dengan 2 novel ini. Salah satunya Baby Proposal. Pada akhirnya aku memilih novel karya dua penulis Dahlian dan Gielda Lafita ini karena ide yang coba mereka angkat. Mencari kesejatian cinta di tengah kenyataan yang menyakitkan. Membuktikan jika cinta memang tidak membutuhkan alasan. Kisah berawal ketika Karina menyadari bahwa dirinya tengah hamil. Hasil hubungan tak sengajanya dengan seorang laki-laki yang baru dikenalnya pada perjalanan wisatanya ke Lombok. Laki-laki yang dari kesan pertama yang didapat Karin…

Usai Bertambah Usia

Detik-detik pertambahan usia itu telah berlalu. Banyak doa dan harapan yang meluncur dari mereka yang mengenalku. Tapi malam pertambahan usia itu aku memilih tak panjatkan doa atau harapan. Tak satupun. Karena jujur aku lelah berharap. Karena aku lelah mendapati kenyataan harapanku tak terlaksana. Aku kini hanya ingin menjalani apa ya ada. Let Everything go with the Flow....
Tujuan hidupku sekarang hanya satu, aku hanya ingin melihat senyum di wajah orang-orang di sekitarku. Hanya sesederhana itu. Membuat mereka semua tersenyum karena keberadaanku. Aku ingin berarti bagi mereka dengan cara apapun. Semua itu kulakukan karena tak lagi bisa kuharap senyum itu mengembang di wajahku. Kebahagiaanku dan senyumku telah berakhir. Sekarang bahagiaku, senyumku, asaku ada pada mereka.
Bahagiaku kini jika melihat mereka bahagia. Senyumku kini jika melihat mereka tersenyum. Asaku kini jika mengetahui asa mereka terwujud. Sesederhana itu. Aku harus kuat. Aku harus bertahan. Aku harus terus berjuang…

Menantimu di Stasiun Gubeng Pagi Ini

Ku berjalan tertatih dalam hening subuh itu
Mencoba kembali merajut asa yang sempat padam
Asa tuk sejenak dapat memelukmu dalam damai
Asa tuk sejenak merasakan kembali apa yang tlah hilang

Stasiun ini masih sama
     sperti saat-saat yang telah lewat
Masih ada bangku-bangku yang dulu pernah diisi oleh dua jiwa
     dengan pendar bahagia yang begitu tenang
Kini bangku itu kosong
     hanya ada aku di sini menunggu
Menunggu keretaku
Menunggumu
Menunggu asaku terwujud

Dan aku masih di sini
     duduk di bangku ini
Dan tetap menunggumu dengan secuil asa
     bahwa kau kan datang

Datang tuk wujudkan pinta terakhirku
Datang tuk sedikit terang dalam gelapnya duniaku
Datang tuk suguhkan senyum di wajah muramku
Datang tuk sejenak menggenggam tanganku
      dan menuntunku dalam bahagia
Datang...
Hanya menunggu tuk datang
Hanya itu...

Tapi kau tak pernah datang
Hingga Keretaku pun berlalu

Berlalu membawa pergi asaku bersamanya
      dan kini semua tlah berakhir


Pijar Lilin

Setiap jiwa yang hidup dan berirama
     laksana pendar lilin
Pendar yang lagi tak lagi terang pada lilin jiwaku
Pendar yang sempat padam
Dan kini ku coba nyalakan kembali
     dengan serpihan-serpihan jiwa yang tersisa
Lilin itu kini berpendar lemah
Berusaha untuk tetap berpijar meskipun tak terang
Hanya pijar sebuah lilin yang jadi penerang
     langkahku kemudian
Tapi sungguh ku tertatih tuk membuat nyalanya tetap ada
Tak apa hanya redup asal tak lantas mati
Tanganku ini sendiri tak mampu menjaga pijarnya
Tolong bantu aku tuk jaga pijar lilin ini

Lilinku ini...Jiwaku ini
Kutahu tak sekokoh dahulu, namun ku bertahan
Bertahan tuk tetap jaga pijar lilin nih tuk terus berpendar
terangi alam
terangi jalanku
terangi kehidupan sekelilingku

Dingin

lava dalam tubuhku seketika beku saat mata itu menelusuk ke inti jiwanya beku tak dapat menggelegak karena mata itu begitu menusukku tajam hingga tak ada sisa kehangatan di dalamnya begitu dingin membuatku resah begitu dingin membuatku tak bersuara begitu dingin membuatku terpaku

Pijar Lentera Keempat Kemudian Padam

Pijar lentera-lentera itu pernah sangat terang
Lentera pertama membawa kisah baru tentang cinta Lentera kedua membawa kisah tentang pengertian Lentera ketiga membawa kisah tentang kepercayaan Lentera keempat membawa kisah tentang kesetiaan
Namun keempat lentera itu telah lelah berpijar Krna pijar itu telah padam Tanpa ada satu cahayapun berpendar Tak lagi ada kesetiaan, kepercayaan, pengertian,        dan kemudian memupus cinta
Lentera-lentera itu kini telah padam Tak ada satu asapun        yang dapat nyalakannya kembali Semua sirna Semua sia-sia

Aku dan Kamu di Tengah Deras Hujan

ketika penat itu telah begitu melesak di dada dan kepala
sungguh tak kutemukan kata yang paling tepat tuk ungkapkan semua
lantas kutemukan kau berdiri di sana dengan senyum yang masih sama
      tapi mungkin dengan arti dan tafsir yang beda
kutemukan lentera asa yang mulai redup

kita berjalan dalam diam di tengah keriuhan manusia
      yang mengepung ketenangan kita
kita berjalan menuju nadir ketenangan

deras hujan yang menampar-nampar tubuhtubuh di bumi
telah menyambut kita
menemani perbincangan kita yang tlah terputus sekian lama

LAGI

Ia muncul
Matanya...
Bibirnya...
Rambutnya...
Hidungnya...
Tubuhnya...
Masih serupa
Sekali lagi ia membayangi lalu hidupku
Serupa, tapi begitu asing
Siapa itu, mungkin apa?
Mengapa?
Ia muncul lagi
Prang...
Cetek...
Ku takut berhadapan dengannya
Sudah cukup !!!

Tentang Laki-laki yang Dulu Kupanggil Kekasih

sungguh aku bingung apa yang harus kutuliskan di layar ini...
kuingin berkisah tentang laki-laki yang dulu kupanggil Kekasih
tapi kata-kataku yang tersimpan di memoriku lantas membeku
bibirku kelu, jari-jariku tak mampu menekan tuts-tuts ini
aku kehilangan kata-kata
yang tertinggal adalah rasa
Aa'... laki-laki yang dulu kupanggil kekasih
sungguh entah apa yang harus kukatakan tentangmu
aku pernah sangat bahagia denganmu, bertahun rasa itu tumbuh dan mengakar
namun seketika semua berubah jadi luka dan airmata
aku yakin aku bukan lagi yang terkasih buatmu
tapi sejauh yang aku tahu dan aku rasakan
Aa' kau masih jadi yang terkasih buatku, meskipun tak lagi bisa kupanggil Kekasih
Sungguh entah apa lagi yang bisa kukisahkan tentangmu...
seperti Yin Yang, kamu memberikan semuanya padaku bahagia dan tangis...
Aa', laki-laki yang dulu kupanggil Kekasih
Aku yakin kamu pun tahu apa yang membuat aku kan slalu terikat pada bayangan masa lalu kita...
Kau tahu alasannya dengan baik
Cinta…

Kalau 2012 Memang KIAMAT, lantas???

Beberapa minggu terakhir di televisi, internet, dan orang-orang di luar sana pada ribut tentang isu tahun 2012. Tahun di mana katanya akan terjadi KIAMAT. Program-program GOSIP yang tadinya nayangin muka-muka artis pada berlomba nayangin "analisis" tentang kiamat. Banyak yang dijadiin narasumber, mulai dari ilmuwan, kyai, artisnya sendiri, anak-anak Indigo, ampe paranormal sekelas Mama Lauren. Tadinya aku nggak pengin ambil pusing ama semua pemberitaan itu. Karena menurut keyakinanku yang namanya KIAMAT tuh nggak ada yang bakal tahu selain Allah Tuhan Semesta Alam. Jadi manusia sesuper apapun nggak akan ada yang bisa memprediksi kapan tepatnya kiamat itu datang. Tapi aku tetep percaya Someday, That Day is Exist.... Aku yang tadinya masa bodo ama semua pemberitaan itu lama-lama juga ikut merhatiin. Gimana nggak lah tiap kali di rumah dan muncul acara begituan, orang rumah especially my Mom selalu mantengin TV ampe kelar. Dan mau nggak mau aku juga ikut lihat. And You Know Wha…

Ingin Bertemu The Yes Man???

YES MAN~Another Jim Carrey's Movie... Film-film Jim Carrey selalu menarik untuk dinanti. Termasuk Yes Man. Ide film ini cukup unik, bagaimana ketika seseorang dihadapkan pada situasi ia harus berkata YA pada semua kesempatan yang datang padanya. Heum... cukup susah, apalagi jika yang melakukannya adalah seseorang yang memiliki kepribadian introvert seperti Carl Allen, tokoh yang diperankan Jim Carrey. Carl memiliki kepribadian introvert, terlebih setelah ia bercerai dengan istrinya. Ia selalu menghindar jika diajak hang out oleh sahabat-sahabatnya, ia lebih memilih nonton DVD di apartemennya. Ia selalu menolak aplikasi kredit (Carl bekerja di Bank) yang masuk ke mejanya. Ia juga selalu menolak pada setiap kesempatan yang datang padanya. Sampai pada satu titik ia merasa hampa. Dan kemudian ia bertemu dengan teman lamanya yang mengajaknya ke seminar YES. Seminar itu mengkampanyekan YES untuk semua kesempatan yang lewat dalam hidup kita. Dalam seminar itu Carl terpaksa berkomitmen de…

Ukiran Sebuah Pertemuan

kutemukan ketulusan dalam dekapmu
kutemukan perlindungan dalam genggaman tanganmu
kutemukan cinta dalam matamu
kutemukan damai dalam belaimu
kutemukan wajahmu dalam langkah esokku
    'kita berbeda dalam semua tapi tidak dalam cinta' itu kata Gie
jangan pernah lelah tuk terus yakinkanku
bahwa akulah bintang dalam langitmu

jejak kata ini terukir beberapa tahun lampau...
dan aku percaya semua kini telah berubah
kau, langitku, tlah lelah yakinkanku...
waktu mungkin tlah mengikis semua, krna bintang tak slalu bersama langit
krna langit tak hanya miliki satu bintang....
jejak kata ini terukir beberapa tahun lampau...
tapi kau lupa, 
kita tlah mengukir kisah kita pada batu pualam
    dengan peluh, airmata, dan doa
ukiran ini takkan mudah hilang sperti jejak di atas pasir pantai
batu pualam ini kan slalu tersimpan
    di kaki langit
    di ujung senja
    di tepi adzan
dibalur untaian doaku, yang slalu tertuju pada langitku


Jika Cinta

Jika cinta adalah persahabatan maka inilah cinta
Jika cinta adalah kepercayaan maka inilah cinta
Jika cinta adalah kasih sayang maka inilah cinta
Jika cinta adalah pengorbanan maka inilah cinta
Jika cinta adalah airmata maka inilah cinta
Jika cinta adalah kesetiaan maka inilah cinta
Bukankah CINTA adalah rasa saat kita melihat orang yang kita cintai         dengan atau tanpa kita

Menanti Gerimis dan Hujan

Sudah sejak lama aku tak bertemu dengan hujan dan gerimis, bahkan mendung pun tidak. 
Namun semalam aku mendengar suara air hujan yang berjatuhan di tanah dan gemuruh di langit. Sayangnya aku terlalu lelah dan enggan meninggalkan lelap tidurku. 
Hari ini lagi-lagi aku mendengar suara gemuruh dari kaki langit. Akankah kali ini aku bertemu hujan di tepi senja. Aku benar-benar rindu pada hujan. Jiwaku telah lama kering. 
Kali ini kunanti hujan dan gerimis seorang diri.... 
Aku benar-benar rindu pada gerimis yang menyejukkan hatiku... 




Bukan Aborsi Solusinya....

Beberapa waktu lalu, saya menemukan film Juno di rak film penyewaan VCD. Saya begitu tertarik melihat cover VCD tersebut sebelum saya pada akhirnya membaca resume ceritanya. Cover film itu memperlihatkan seorang remaja perempuan muda dengan perut membuncit karena hamil dan juga seorang remaja laki-laki. Saya segera mengambil film tersebut dan pada akhirnya menemani saya menghabiskan malam saat itu. Juno, kisah seorang gadis remaja yang tumbuh di tengah keluarga yang kedua orang tuanya bercerai dan masing-masing telah memiliki keluarga lagi. Akhirnya, Juno tinggal dengan ayah dan ibu tirinya. Juno memang tergolong gadis muda yang sedikit liar. Ia siswa dari

Sejenak Bercerita Tentang skripsi

SKRIPSI... Tujuh huruf yang berarti segalanya...
Kupikir dulu, mengerjakan skripsi akan semudah aku mengerjakan makalah, laporan penelitian, dan tugas-tugas saat kuliah dulu. Tapi entah mengapa, sejak jeda beberapa waktu dari dunia perkuliahan untuk bekerja dan pada akhirnya memulai lagi untuk menulis skripsi. Semua jadi terasa BERAT. Semua jadi terasa asing dan memulai lagi dari nol. Membaca kembali teori-teori yang dahulu pernah dipelajari. Yang semua seakan menguap seiring bertambahnya beban yang harus kupikirkan dari hari ke hari.
Mungkin karena aku tidak sepenuhnya fokus pada skripsi. Karena sudah banyak "racun" yang berseliweran di kepalaku. Aku memang adalah manusia yang selalu kesulitan jika harus fokus di satu hal ketika di saat yang bersamaan ada banyak urusan dan masalah yang harus dipikirkan.

Tapi Kawan....SKRIPSI bagaimanapun adalah HARGA MATI kalau aku mau melanjutkan semua cita-citaku. Salah satu cita-citaku adalah membuat orang tuaku bahagia ketika bersanding…

Azalea Jingga, Kehidupan Poligami Perempuan Yahudi

Isu poligami selalu menimbulkan perdebatan klasik. Perdebatan tentang patut atau tidaknya pernikahan macam ini dilakukan. Namun, meskipun kontroversi selalu mengiringi hadirnya isu ini, para pelakunya selalu memiliki alasan pembenar pada pilihan mereka untuk berpoligami. Sebagian menggunakan dalil agama sebagai tameng. Namun sebagian lainnya mencoba untuk jujur dengan alasan yang murni manusiawi, hasrat. Banyak seniman yang mencoba menghadirkan poligami sebagai ide penciptaan karya. Dari jajaran dunia perfilman, terdapat karya Hanung Bramantyo dalam film Ayat-Ayat Cinta yang juga merupakan adaptasi novel berjudul sama karya Habiburrahman el Shirazy yang kental akan nuansa islami dan juga menyelipkan ide poligami. Selain itu juga ada film Berbagi Suami karya Nia Dinata, yang kentara sekali memuat ide poligami dari sisi perempuan.  Dalam ranah karya sastra, terdapat judul Azalea Jingga karya Naning Pranoto. Novel ini tidak hanya menyuguhkan poligami sebagai sentral isu. Tetapi juga la…

ada untuk menghilang

senja yang ku lukis di langitmu
semakin luruh
ketika kau hadirkan gemintang yang gemerlap
dalam kelam
namun senja itu akan selalu hadir
di tepi adzan meskipun hanya sesaat

senjaku akan selalu jadi kisah
dalam kisikisi langitmu

hadir sesaat untuk kemudian menghilang
tapi kan selalu ada

Berkawan dengan Musibah

Hemh tanggal 3 November kemarin aku akhirnya merasakan kecelakaan lagi setelah kurang lebih 6 bulan lebih gak kecelakaan. Tapi kemarin aku dapet bonus, sehari aku kecelakaan dua kali dengan sebab yang sama. Black Out beberapa detik buat aku tersungkur di aspal 2 kali di hari yang sama. Hari yang luar biasa berat... Sesungguhnya selama hidupku memang aku telah lama berkawan dengan musibah, kelakar yang selalu aku keluarkan saat lagi-lagi mengalami kecelakaan atau sakit. Rawat inap di rumah sakit atau rawat jalan di rumah sudah jadi menu rutin buatku. heheheheh. Tapi untuk yang kali ini sungguh benar-benar cobaan musibah yang maha dahsyat buatku. Dan ini benar-benar menahbiskanku bahwa aku benar-benar berkawan dengan musibah.    Bukan bermaksud untuk mengeluh sekarang. Karena sekarang keluhan tak memberikan solusi apapun padaku. Aku bersyukur karena aku mampu melindungi dan menyelamatkan sesuatu yang berharga dalam diriku. Luka-luka dan memar di sekujur tubuhku sungguh tak sebanding de…

Ikutan Nimbrung Soal Cicak dan Buaya

Akhir-akhir ini tayangan berita televisi sedang penuh dengan perseteruan Buaya vs Cicak. Awal-awal dulu aku bingung apaan sih nih cicak, buaya, mang ada migrasi besar-besaran kedua hewan itu ke Jakarta kah???? Tapi kemudian aku mengerti bahwa ini adalah analogi yang digunakan untuk menggambarkan perseteruan KPK vs Polri. Tapi kenapa sih pake analogi cicak dan buaya. Kenapa nggak Gorrila, Kingkong, Macan, Naga, Godzillla n etc... Ternyata tuh analogi cicak dan buaya yang mencetuskan Kabareskrim Polri Susno Duadji...Hya... kayaknya tuh orang nilai semiotiknya ancur deh, bikin analogi nggak pas banget. Kalo belakangan Kapolri Pak Bambang minta maaf dengan penggunaan istilah buaya dan cicak yang digunakan anak buahnya. Dan ia meminta media tidak menggunakan istilah itu. Heheheh...Pak Bambang kemana aja selama ini... Tuh istilah dah mendarah daging di media n otak penduduk Indonesia. Bahkan kemarin demonstrasi di Bunderan HI Jakarta mendeklarasikan CICAK (Cinta Indonesia Cinta KPK) Hah...…

Hanya Sebuah Tulisan

Ini bukan puisi Bukan pula cerpen apalagi novel Lantas apa? tanyamu padaku Ya...hanya sebuah tulisan Sekali lagi kamu bertanya... Untuk apa kau bersusah membuat tulisan ini Aku tercenung kemudian Iya...ya... 'tuk apa aku menulis Ah ya... kalian tahu 'tuk apa aku menulis Aku menulis karna ku bingung mau apa aku ini Aku menulis karena ku begitu lelah hari ini Aku menulis karna aku begitu bosan hari ini Aku menulis karna ku begitu kedinginan malam ini
Tapi yang terpenting
Aku menulis karna aku begitu jauh dari sang terkasih Aku menulis karna aku begitu rindu pada sang terkasih Aku Rindu                                                                                                         Padamu Kata orang, rindu berat karena cinta itu menyakitkan, benarkah? Mungkin saja Kamu tahu kerinduan macam apa yang aku rasa Jauhkan manusia pada udara dan air, itulah rindu                                                                                                      Rindu yang jadi c…

Pay It Forward - MLM Kebaikan Ubah Dunia

Pernah dengar ungkapan "Kita bisa mengubah dunia dengan sesuatu yang sederhana" mungkin hal ini juga yang mendasari penulisan Pay It Forward karya Catherine Ryan Hyde yang kemudian juga difilmkan dengan judul yang sama. Saya telah menuntaskan buku dan filmnya beberapa tahun lampau bahkan sempat mengulang beberapa kali setelahnya. Namun saya tergelitik untuk menuliskan sekarang karena saya baru saja mendapatkan cuhatan seorang teman mengenai masalah yang dihadapinya. Teman saya itu beberapa hari lalu saya chatting dengan teman yang sudah beberapa lama tidak bertemu, dengan diawali emoticon cry dia cerita kalau dia baru saja tertipu. Ia telah setahun ini bergabung dengan MLM yang berkedok arisan motor (MLM ini juga yang pernah ia tawarkan dulu pada saya, tapi dengan alasan saya tidak suka berbisnis MLM, maka saya tolak). Ia telah menjadi koordinator arisan dengan beberapa puluh member downline. Tugasnya sebagai koordinator hanyalah sebagai collector dana, yang kemudian akan d…