Sunday, November 22, 2009

Pijar Lilin


Setiap jiwa yang hidup dan berirama
     laksana pendar lilin
Pendar yang lagi tak lagi terang pada lilin jiwaku
Pendar yang sempat padam
Dan kini ku coba nyalakan kembali
     dengan serpihan-serpihan jiwa yang tersisa
Lilin itu kini berpendar lemah
Berusaha untuk tetap berpijar meskipun tak terang
Hanya pijar sebuah lilin yang jadi penerang
     langkahku kemudian
Tapi sungguh ku tertatih tuk membuat nyalanya tetap ada
Tak apa hanya redup asal tak lantas mati
Tanganku ini sendiri tak mampu menjaga pijarnya
Tolong bantu aku tuk jaga pijar lilin ini

Lilinku ini...Jiwaku ini
Kutahu tak sekokoh dahulu, namun ku bertahan
Bertahan tuk tetap jaga pijar lilin nih tuk terus berpendar
terangi alam
terangi jalanku
terangi kehidupan sekelilingku

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...