Sunday, December 19, 2010

k, o, m, a,

untuk rasa ini...
aku hanya ingin menjadi koma
memberi jeda sejenak
tapi bukan tuk mengakhiri
aku pun tak tahu apa kisah ini akan terus berlanjut
koma...
antara ada dan tiada
antara hidup dan mati
antara hitam dan putih
aku tak mau menjadi titik yang mengakhiri semua
dan sayangnya
kau memilih menjadi titik
selesai sudah...

Surat untuk Mantan Kekasih

Dear a',
Semoga Allah SWT selalu melimpahkan kebaikan bagimu ^.^
Aku baik-baik saja, ah... seharusnya tak perlu kukatakan kabarku bagaimana, toh kamu tak pernah menanyakannya.
Eits, kamu jangan berpikiran aku tengah menangis saat surat ini ku tulis. Aku sedang tersenyum a'. Senyum yang dulu pernah kau kenal.
Aku bahagia, meskipun aku tak bisa mengelak masih tersisa luka, tapi luka ini tak lagi menyakitiku. Aku tak lagi menangis jika namamu disebut. Aku tak lagi merasa kosong saat melewati sudut-sudut penuh kenangan.
Jika ada satu atau dua bulir air mata membayang, itu hanya karna aku tidak benar-benar dapat membuang kenanganmu.
A'... ah apa masih pantas kusematkan panggilan itu padamu, sementara kita tak lagi menjadi 'kita'
^.^ Takdir tlah memisahkan jalan hidup kita sekarang...
Untuk esok entahlah...
Ah... Sungguhnya aku hanya ingin kau tahu, aku baik-baik saja dan bahagia dengan caraku...
Percayalah aku kan menjaga jejak yg kau tinggal...

n.b. karna ku tau surat ini takkan pernah terbaca olehmu, di detik terakhir aku selesai menulisnya, aku merobek habis kertas itu

ini satu gambar yang masih kusimpan tentang kisah 4 tahun yang lewat

Karna ini Aku

banyak tanya tak terjawab
banyak tatapan sinis tak kuhiraukan
banyak tudingan kuacuhkan
karna hidup ini milikku
tak terbaca
tak tertebak
karena aku serupa angin
yang bermuara entah di mana
yang tak dapat dibendung dan dihalau
karna ini aku

Monday, December 13, 2010

Lelaki Bermata Senja

lelaki bermata senja...
memandang matamu adalah memandang langit senja
tak tertebak
terselimuti misteri
entah apa yang tersembunyi
dalam pandangan yang sunyi

lelaki bermata senja...
mata yang buatku menghamba
atas nama cinta
dapatkah kau baca rasaku ini
adakah resahku menyeruak pada bilik rasamu yang dingin
adakah kegelisahanku menyibak senja di matamu yang sunyi

lelaki bermata senja...
sungguh tak pandai aku membaca
jejak kesunyian di matamu yang berkabut senja
aku pun tak pandai membaca diammu
kau terus saja membisu
tak tersentuh

lelaki bermata senja...
bahkan dalam diammu aku mencinta
dalam sunyimu aku terpenjara
sungguh,
mencintaimu adalah candu
yang kan kutenggak dalam bisu
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...