Thursday, November 26, 2009

Berlayarlah Perahu Kertasku ke Laut Lepas

~....berputar menjadi sesuatu yang bukan kita demi menjadi diri kita lagi...~

Penantian sekian lama akhirnya terbayar juga. Perahu Kertas novel terbaru Dewi Lestari kini sudah di tangan dan sudah pula selesai dibaca. Di halaman ini aku hanya ingin berbagi, berbagi tentang mimpi yang pasti akan terwujud suatu saat, berbagi tentang cinta yang menemukan jalannya sendiri untuk bersatu, berbagi tentang nilai-nilai pengorbanan dalam cinta, berbagi tentang air mata yang luruh ketika membaca lembar demi lembar novel ini. Aku hanya ingin berbagi tentang Perahu Kertas yang bukan hanya karya dari seorang Dewi Lestari tapi juga jawaban atas semua pertanyaanku selama ini...
Setiap novel baru Dee muncul aku selalu berasumsi bahwa akan ada nilai-nilai yang dileburkan ke dalamnya. Pun itu yang kudapatkan pada Perahu Kertas, karya terbaru dari Dewi Lestari. Perahu Kertas menyuguhkan kisah tentang Kugy dan Keenan yang masing-masing memiliki mimpi-mimpi. Mimpi yang mereka tahu jauh dari realita kehidupan yang mereka jalani. Mimpi yang muncul dari idealisme yang mereka bangun dari mereka masih bocah.
Kugy, sesesorang yang sangat menyukai dunia dongeng. Mimpinya adalah suatu hari ia dapat menjadi penulis dongeng. Mimpi yang sudah ia petakan sejak ia baru mulai mengenal kata-kata. Tujuan hidupnya sangat jelas, sehingga apapun yang ia lakukan sejak kecil adalah semata-mata untuk mewujudkan mimpinya. Mulai dari mengoleksi novel, buku cerita, komik, dll, membuat penyewaan buku di rumahnya, semua itu demi mewujudkan mimpinya untuk menjadi penulis dongeng.
Keenan, menjadi pelukis adalah impiannya. Ia mewarisi darah melukis dari Ibunya. Keenan yang untuk sementara tinggal dengan Omanya di Belanda semakin mencintai melukis. Dengan melukis, Keenan menemukan kedamaian, menemukan dunianya.
Kugy dan Keenan memiliki banyak kesamaan, mereka sama-sama eksentrik. Kugy dengan dandanannya yang berantakan. Keenan dengan rambut gondrongnya ala seniman. Sama-sama berzodiak Aquarius. Sama-sama memiliki mimpi yang menuntut untuk diwujudkan.
Kugy dan Keenan dipertemukan oleh takdir. Bertemu di kota Bandung, menjalin lingkaran persahabatan dengan Noni dan Eko yang merupakan pasangan kekasih. Keempatnya dikenal dengan Geng Midnight. Namun perjalanan kehidupan membuat persahabatan itu terpecah-pecah. Waktu menggiring mereka untuk berjalan dalam rel kehidupan mereka sendiri. Keenan di Ubud, Kugy kembali ke Jakarta, Noni dan Eko masih di Bandung. Namun banyak hal yang belum tersampaikan satu sama lain saat mereka terpisah-pisah. Cinta yang  sesungguhnya ada diantara Keenan dan Kugy. Kesalahpahaman antara Noni dan Kugy.    
Kugy dan Keenan masih menyimpan mimpi mereka dan berusaha mewujudkannya. Namun mereka tetap berpijak dalam dunia nyata yang harus mereka jalani. Kugy yang akhirnya bekerja di Advertising dan bertemu dengan Remi. Keenan yang menetap dan menjadi pelukis di Ubud kemudian dipertemukan dengan Luhde. Namun ada satu moment yang mengharuskan Keenan kembali ke Jakarta dan mengambil alih tanggung jawab mengelola perusahaan ayahnya.
Perahu Kertas tidak hanya menawarkan tentang kisah cinta antara Keenan dan Kugy. Bagaimana cinta yang akhirnya menentukan jalannya sendiri. Kisah yang berliku di antara Keenan dan Kugy mengharuskan mereka bertemu dengan orang-orang lain. Menghadirkan cinta-cinta lain di hati dan hidup mereka. Meskipun jauh  di lubuk hati mereka dan di bawah kesadaran mereka, Keenan dan Kugy saling mencintai satu sama lain. Cinta yang tak pernah tersampaikan satu sama lain. Hingga takdir mempertemukan mereka kembali. Hingga cinta menemukan jalannya untuk bersatu.
Aku lantas tergerak untuk mengingat kisahku, kisah yang sebenarnya enggan tuk aku buka lagi karena luka yang telah ditimbulkannya. Kisah tentang mimpi tentang cinta yang terputus begitu saja. Kisah tentang pengorbanan yang mau tidak mau harus aku lakukan. Kisah yang mencabik-cabik hidupku sedemikian rupa hingga serpihannya pun tak kutemukan. Perahu Kertas membawaku pada satu keyakinan bahwa suatu hari entah dengan cara apa, aku akan menemukan cintaku kembali. Akan ada keajaiban dengan cara yang indah dan saat yang tepat. Cinta yang tak kutahu akan sama ataukah tidak.      
Perahu Kertas juga membuatku tersadar bahwa mimpi adalah sesuatu yang harus diperjuangkan. Semustahil apapun mimpi itu nantinya dapat terwujud. Karena mimpi adalah sesuatu yang membuat kita sadar akan tujuan hidup kita. Mimpi yang membuat setiap langkah yang kita ambil akan kita yakini bermuara pada satu titik yang telah kita tentukan. Mimpi yang sangat mungkin akan terwujud. Mimpi yang selalu menunggu untuk kita raih.
Perahu Kertas kembali meyakinkanku bahwa kesejatian cinta itu memang ada. Meyakinkanku bahwa mimpi harus diperjuangkan.
Bersama Perahu Kertas~Dee aku telah membuat perahu kertasku dan menghanyutkannya pada aliran air. Bersama hanyutnya perahu kertasku tlah kusematkan pula asa dan mimpiku yang aku tahu nantinya akan bermuara pada lautan.
Bersama hanyutnya perahu kertasku tlah kuyakini entah kapan ku kan temukan kesejatian cinta dan mimpiku yang terwujud....
;-)

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...