Skip to main content

Itu Hal yang Berbeda

itu hal yang berbeda...

by Neng Nunung on Monday, August 15, 2011 at 2:43pm
entah kegilaan macam apa yang kurasa
entah kesetiaan macam apa yang kupunya
entah kepercayaan seperti apa yang ku pegang
entah...

dosa masa lalu selalu mengejar
    ke manapun ku melangkah
kegelisahan akan kesalahan
   yang entah mengapa selalu memenjarakan langkahku

aku mencintaimu itu satu yang pasti
tapi memelihara setia dan percaya
menepis luka dan menjemput bahagia
itu hal yang berbeda

Entah mengapa seakan begitu sulit bagi kita
tuk sekedar ucapkan janji bersama
tuk sekedar melangkah menuju altar suci
apa begitu hinanya kita
hingga tak satu malaikatpun restui kisah kita

aku mencintaimu itu satu yang pasti
tapi membuatku jadi makmummu itu hal yang berbeda
mengapa terasa begitu berat langkah kita
berjalan di titian yang diridhoi Allah
apa tak ada nama kita berjodoh di Lauhul Mahfudz

aku mencintaimu
sekarang dan selamanya itu satu hal yang pasti
tapi membuatmu yakin bahwa kita bisa lalui hidup berdua
selamanya
itu hal yang berbeda...

mengapa tak bisa begitu saja
melangkah ke altar suci
dan biarkan waktu menuntun langkah kita
mengapa restu itu seakan enggan turun dari langit...

aku mencintaimu itu satu yang pasti
tapi membuatmu tak lagi ragu dan berpikir
atas hubungan kita
itu hal yang berbeda...


Comments

Popular posts from this blog

Saya Benci Film SURGA YANG TAK DIRINDUKAN

Ya, Saya benci film SURGA YANG TAK DIRINDUKAN (SYTD). Kesimpulan ini semakin kuat setelah saya akhirnya menonton film ini semalam.

Sejak awal film SYTD dipromosikan secara gencar di berbagai media baik online maupun elektronik, saya sudah apatis. Begitu tahu tema yang diusung adalah POLIGAMI, saya semakin melangkah mundur.

Secara pribadi, saya membenci ide tentang POLIGAMI. Bukan karena saya membenci ketentuan Allah SWT yang memperbolehkan suami memiliki istri lebih dari satu. Hanya saja, sekarang ini jika dalih yang digunakan adalah ketentuan Allah SWT dan Sunnah Rasul hanya dijadikan sebagai "alat" saja. Dari semua istri Nabi Muhammad SAW, hanya satu yang berusia muda, yang lainnya berusia lebih tua dan janda. Sementara, pelaku poligami saat ini? Ahh... cukup saya membahas tentang mengapa saya tidak sepakat untuk yang satu ini.

Kembali saya akan bahas tentang film SURGA YANG TAK DIRINDUKAN (SYTD). Dengan alasan yang saya sebut di atas, saya cukup yakin bahwa film ini tida…

Surat untuk Mantan Kekasih

Dear a',
Semoga Allah SWT selalu melimpahkan kebaikan bagimu ^.^
Aku baik-baik saja, ah... seharusnya tak perlu kukatakan kabarku bagaimana, toh kamu tak pernah menanyakannya.
Eits, kamu jangan berpikiran aku tengah menangis saat surat ini ku tulis. Aku sedang tersenyum a'. Senyum yang dulu pernah kau kenal.
Aku bahagia, meskipun aku tak bisa mengelak masih tersisa luka, tapi luka ini tak lagi menyakitiku. Aku tak lagi menangis jika namamu disebut. Aku tak lagi merasa kosong saat melewati sudut-sudut penuh kenangan.
Jika ada satu atau dua bulir air mata membayang, itu hanya karna aku tidak benar-benar dapat membuang kenanganmu.
A'... ah apa masih pantas kusematkan panggilan itu padamu, sementara kita tak lagi menjadi 'kita'
^.^ Takdir tlah memisahkan jalan hidup kita sekarang...
Untuk esok entahlah...
Ah... Sungguhnya aku hanya ingin kau tahu, aku baik-baik saja dan bahagia dengan caraku...
Percayalah aku kan menjaga jejak yg kau tinggal...

n.b. karna …

Menarilah Bersamaku June (Dear June #2)

Menarilah Bersamaku June...
Senja kali ini begitu memerah June  Ia sepertinya memendam amarah entah mengapa Tapi tahukah kau June...  Aku begitu menikmati senja yang kini berselimut merah  Aku menikmati senja yang penuh amarah
Selama ini dia terlalu hening June Memelukku dalam sunyi  Mencumbuku dalam sepi
Aku rindu senja yang memerah seperti kali ini June Ia membuatku sadar bahwa ia ada untukku
Aku rindu berbincang denganmu June Serindu aku menari di ujung senja  Aku rindu lekuk lekuk tubuh yang temaram dihempas cahaya senja 
Masihkah kau ingat June  Saat aku, kamu, dan senja melebur dalam satu tarikan nafas Melebur dalam satu irama gerakan Melebur dalam satu amarah yang sama
Biarkan June... Biarkan senja ini memerah... Agar kita bisa terus menari Berpelukan Berbincang 
Menarilah bersamaku June  Biarkan senja yang memerah karna amarah semakin membara  Melihat lekuk tubuh kita Mendengar tawa riang kita...
Biarkan...