Skip to main content

Welcome to a New World of Mine


Gambar diambil di sini
Tahun-tahun sebelumnya momen pergantian tahun terasa biasa saja, nothing special. Sesuai tradisi keluarga, orang tuaku tak pernah sekalipun mengizinkan anak-anaknya menghabiskan waktu pergantian tahun di luar rumah. Mama akan memasak makanan besar (karena jarang-jarang ada menu ikan bakar, sate, dll di rumah) dan kami pun makan, menghitung detik pergantian tahun, dan nonton tv di rumah. That's it.
Namun, pergantian tahun 2013 ke 2014 jadi sangat berbeda.
Berbeda karena pergantian tahun kali ini aku dan keluarga sibuk menyiapkan The Big Show. I Think just not us who busy at the end of 2013. Ada Aa' dan keluarganya yang juga sedang wara wiri menyiapkan segalanya.

Yup Finally, setelah berlarat-larat kisah yang kami lalui. Akhirnya kami memutuskan untuk menikah. Keputusan yang sungguh tidak instan dan telah melewati banyak pemikiran. Termasuk memilih tanggal pernikahan. Tarik ulur tentang tanggal pernikahan pun terjadi, hingga ditentukanlah tanggal keramat 5 Januari 2014. Tidak ada yang istimewa di tanggal itu, karena sebelumnya kami telah menyiapkan tanggal cantik sebagai tanggal pernikahan, agar mudah diingat alasan kami. Tapi semuanya sukses ditolak. heheheh

But yeah...
Akhirnya perjalanan panjang itu berakhir di titik itu.
Tanggal itu adalah momen yang paling campur aduk yang pernah aku alami selama ini. Tawa bahagia dan tangisan haru bercampur jadi satu. Kami bahagia. Akhirnya...

I Just wanna share our special moment to all of you... share our happiness, share our tears, share our story... 
Ijab Qabul, look my father... 

sah... and he smile, senyum khasnya 

love u dad

first kiss

and here we are
Smile, Tears, Happyness... 
in here







Comments

Popular posts from this blog

Saya Benci Film SURGA YANG TAK DIRINDUKAN

Ya, Saya benci film SURGA YANG TAK DIRINDUKAN (SYTD). Kesimpulan ini semakin kuat setelah saya akhirnya menonton film ini semalam.

Sejak awal film SYTD dipromosikan secara gencar di berbagai media baik online maupun elektronik, saya sudah apatis. Begitu tahu tema yang diusung adalah POLIGAMI, saya semakin melangkah mundur.

Secara pribadi, saya membenci ide tentang POLIGAMI. Bukan karena saya membenci ketentuan Allah SWT yang memperbolehkan suami memiliki istri lebih dari satu. Hanya saja, sekarang ini jika dalih yang digunakan adalah ketentuan Allah SWT dan Sunnah Rasul hanya dijadikan sebagai "alat" saja. Dari semua istri Nabi Muhammad SAW, hanya satu yang berusia muda, yang lainnya berusia lebih tua dan janda. Sementara, pelaku poligami saat ini? Ahh... cukup saya membahas tentang mengapa saya tidak sepakat untuk yang satu ini.

Kembali saya akan bahas tentang film SURGA YANG TAK DIRINDUKAN (SYTD). Dengan alasan yang saya sebut di atas, saya cukup yakin bahwa film ini tida…

Surat untuk Mantan Kekasih

Dear a',
Semoga Allah SWT selalu melimpahkan kebaikan bagimu ^.^
Aku baik-baik saja, ah... seharusnya tak perlu kukatakan kabarku bagaimana, toh kamu tak pernah menanyakannya.
Eits, kamu jangan berpikiran aku tengah menangis saat surat ini ku tulis. Aku sedang tersenyum a'. Senyum yang dulu pernah kau kenal.
Aku bahagia, meskipun aku tak bisa mengelak masih tersisa luka, tapi luka ini tak lagi menyakitiku. Aku tak lagi menangis jika namamu disebut. Aku tak lagi merasa kosong saat melewati sudut-sudut penuh kenangan.
Jika ada satu atau dua bulir air mata membayang, itu hanya karna aku tidak benar-benar dapat membuang kenanganmu.
A'... ah apa masih pantas kusematkan panggilan itu padamu, sementara kita tak lagi menjadi 'kita'
^.^ Takdir tlah memisahkan jalan hidup kita sekarang...
Untuk esok entahlah...
Ah... Sungguhnya aku hanya ingin kau tahu, aku baik-baik saja dan bahagia dengan caraku...
Percayalah aku kan menjaga jejak yg kau tinggal...

n.b. karna …

Menarilah Bersamaku June (Dear June #2)

Menarilah Bersamaku June...
Senja kali ini begitu memerah June  Ia sepertinya memendam amarah entah mengapa Tapi tahukah kau June...  Aku begitu menikmati senja yang kini berselimut merah  Aku menikmati senja yang penuh amarah
Selama ini dia terlalu hening June Memelukku dalam sunyi  Mencumbuku dalam sepi
Aku rindu senja yang memerah seperti kali ini June Ia membuatku sadar bahwa ia ada untukku
Aku rindu berbincang denganmu June Serindu aku menari di ujung senja  Aku rindu lekuk lekuk tubuh yang temaram dihempas cahaya senja 
Masihkah kau ingat June  Saat aku, kamu, dan senja melebur dalam satu tarikan nafas Melebur dalam satu irama gerakan Melebur dalam satu amarah yang sama
Biarkan June... Biarkan senja ini memerah... Agar kita bisa terus menari Berpelukan Berbincang 
Menarilah bersamaku June  Biarkan senja yang memerah karna amarah semakin membara  Melihat lekuk tubuh kita Mendengar tawa riang kita...
Biarkan...