Skip to main content

Sang Pembaca Masa Depan itu Pergi

HEBOH !!! Satu kata yang mungkin bisa mewakili pemberitaan hari ini. Bukan karena teroris yang tertangkap, peristiwa kerusuhan di Thailand, kedatangan Obama, atau gonjang ganjing politik. Kehebohan itu karena berita telah berpulangnya Mama Laurent. Wanita berusia senja yang dikenal karena kemahirannya membaca  masa depan. Bukan bermaksud berlebihan, karena memang kehebohan yang terjadi hari ini. Berita meninggalnya Mama Laurent mampu menghipnotis masyarakat, bahkan menyingkirkan berita heboh lainnya.

Dari pagi hari televisi yang menayangkan infotainment penuh dengan berita duka ini. Tidak hanya infotainment, TV One yang mengusung jargon News and Sport TV pun menayangkan ulasan berita ini dan menghadirkan beberapa narasumber di acara Apa Kabar Indonesia Pagi. Bahkan, Metro TV pun turut meramaikan pemberitaan ini dengan menghadirkan ulasan dan review tayangan Mama Laurent yang sempat jadi tamu di acara Kick Andy.

Kehadiran Mama Laurent memang lengkap dengan segala kontroversinya. Banyak yang kontra tapi tetap ada yang mendukung apa yang ia lakukan. Mama Laurent memang telah menjadi fenomena. Dia yang selalu menjadi rujukan di akhir tahun untuk menanyakan perihal yang akan terjadi di tahun depannya. Memang sih banyak ramalannya yang benar, itu pun baru disadari saat sudah terjadi, tapi ada juga ramalannya yang meleset.

Dan, ketika sang pembaca masa depan itu telah pergi. Masihkah akan ada orang yang akan meramalkan kapan kiamat itu tiba, artis mana yang akan meninggal, cerai, nikah dll, peristiwa bencana alam di Indonesia, peristiwa politik, dll... Semua memang harusnya terkubur dalam misteri. Karena itulah indahnya kehidupan. Jika semua masa depan dan kejadian yang akan datang terungkap, kehidupan akan menjadi tidak berarti.

Semoga tenang di sana Mama... Karena esok takkan ada lagi yang mengganggumu dengan pertanyaan-pertanyaan penuh selidik perihal masa depan...^_^

Comments

Elsa said…
jujur saja, aku menantikan... dan sungguh sungguh penasaran, sama kata Mama Laurent
katanya 2014 Indonesia bakal dipimpin sama orang muda. hhm.... keren dong yaa
Iya aku juga pernah dengar tentang kabar itu mbak...
Tapi sebelumnya dia malah bilang 40% warga Indonesia akan hilang karena musibah besar di tahun 2012...

Popular posts from this blog

Saya Benci Film SURGA YANG TAK DIRINDUKAN

Ya, Saya benci film SURGA YANG TAK DIRINDUKAN (SYTD). Kesimpulan ini semakin kuat setelah saya akhirnya menonton film ini semalam.

Sejak awal film SYTD dipromosikan secara gencar di berbagai media baik online maupun elektronik, saya sudah apatis. Begitu tahu tema yang diusung adalah POLIGAMI, saya semakin melangkah mundur.

Secara pribadi, saya membenci ide tentang POLIGAMI. Bukan karena saya membenci ketentuan Allah SWT yang memperbolehkan suami memiliki istri lebih dari satu. Hanya saja, sekarang ini jika dalih yang digunakan adalah ketentuan Allah SWT dan Sunnah Rasul hanya dijadikan sebagai "alat" saja. Dari semua istri Nabi Muhammad SAW, hanya satu yang berusia muda, yang lainnya berusia lebih tua dan janda. Sementara, pelaku poligami saat ini? Ahh... cukup saya membahas tentang mengapa saya tidak sepakat untuk yang satu ini.

Kembali saya akan bahas tentang film SURGA YANG TAK DIRINDUKAN (SYTD). Dengan alasan yang saya sebut di atas, saya cukup yakin bahwa film ini tida…

Surat untuk Mantan Kekasih

Dear a',
Semoga Allah SWT selalu melimpahkan kebaikan bagimu ^.^
Aku baik-baik saja, ah... seharusnya tak perlu kukatakan kabarku bagaimana, toh kamu tak pernah menanyakannya.
Eits, kamu jangan berpikiran aku tengah menangis saat surat ini ku tulis. Aku sedang tersenyum a'. Senyum yang dulu pernah kau kenal.
Aku bahagia, meskipun aku tak bisa mengelak masih tersisa luka, tapi luka ini tak lagi menyakitiku. Aku tak lagi menangis jika namamu disebut. Aku tak lagi merasa kosong saat melewati sudut-sudut penuh kenangan.
Jika ada satu atau dua bulir air mata membayang, itu hanya karna aku tidak benar-benar dapat membuang kenanganmu.
A'... ah apa masih pantas kusematkan panggilan itu padamu, sementara kita tak lagi menjadi 'kita'
^.^ Takdir tlah memisahkan jalan hidup kita sekarang...
Untuk esok entahlah...
Ah... Sungguhnya aku hanya ingin kau tahu, aku baik-baik saja dan bahagia dengan caraku...
Percayalah aku kan menjaga jejak yg kau tinggal...

n.b. karna …

Menarilah Bersamaku June (Dear June #2)

Menarilah Bersamaku June...
Senja kali ini begitu memerah June  Ia sepertinya memendam amarah entah mengapa Tapi tahukah kau June...  Aku begitu menikmati senja yang kini berselimut merah  Aku menikmati senja yang penuh amarah
Selama ini dia terlalu hening June Memelukku dalam sunyi  Mencumbuku dalam sepi
Aku rindu senja yang memerah seperti kali ini June Ia membuatku sadar bahwa ia ada untukku
Aku rindu berbincang denganmu June Serindu aku menari di ujung senja  Aku rindu lekuk lekuk tubuh yang temaram dihempas cahaya senja 
Masihkah kau ingat June  Saat aku, kamu, dan senja melebur dalam satu tarikan nafas Melebur dalam satu irama gerakan Melebur dalam satu amarah yang sama
Biarkan June... Biarkan senja ini memerah... Agar kita bisa terus menari Berpelukan Berbincang 
Menarilah bersamaku June  Biarkan senja yang memerah karna amarah semakin membara  Melihat lekuk tubuh kita Mendengar tawa riang kita...
Biarkan...