Skip to main content

My Life is Writing

Aku menulis untuk menyampaikan kegelisahan dalam diriku. Tentang apa saja...
Sejak aku memahami bahwa dari sebuah tulisan kita bisa menyampaikan apapun kepada dunia, maka sejak itulah aku menulis. Kebanyakan sastra, prosa dan puisi. Kata-kata yang kulahirkan akan menjadi jejak nyata dalam hidupku... Paling tidak begitu menurutku.
Berbicara tentang karya, aku selalu menuliskan setiap ide yang terlintas. Dan selalu diawali dengan menemukan judul... Aku telah melahirkan banyak kata dan karya, tapi saat kusadari masih banyak karya yang belum sempurna kulahirkan... Hanya sekedar ingin berbagi, di bawah ini beberapa judul yang tersangkut di rahim kreatifitasku dan belum dapat terlahir ke dunia...
Aku Bukan Kartini
Asa Terakhir
Binar Cahaya untuk Luna
Dian telah Padam
Dwi Matari
Jalan kan Ada Untuk Cinta
Jalan Terpilih
Kasih Tuhan itu Ada
Looking for Lu(c)ky
Luka Kata
Lukisan Sebuah Malam
Mozaik Maya
Perempuan Langit
Ritual Senja
Santa tak Datang Malam ini
Sebatang rokok, Kopi, dan Kisahmu
Semburat senja di Langit Hatiku
Senyuman Va
Simphony Cinta
Tak ada Bintang Jatuh untuk Ish
Taman Malaikat 

Wuits banyak ya... Aku siap untuk melahirkan mereka ke bumi kata ini. Karena ya hidupku kini adalah menulis. Dan dengan menulis jejakku kan tertinggal di bumi kata ini. Aku ingin meninggalkan jejak yang bahkan akan tetap terpatri saat semua waktuku telah berlalu

^_^ Love Writing ^_^

Comments

Popular posts from this blog

Saya Benci Film SURGA YANG TAK DIRINDUKAN

Ya, Saya benci film SURGA YANG TAK DIRINDUKAN (SYTD). Kesimpulan ini semakin kuat setelah saya akhirnya menonton film ini semalam.

Sejak awal film SYTD dipromosikan secara gencar di berbagai media baik online maupun elektronik, saya sudah apatis. Begitu tahu tema yang diusung adalah POLIGAMI, saya semakin melangkah mundur.

Secara pribadi, saya membenci ide tentang POLIGAMI. Bukan karena saya membenci ketentuan Allah SWT yang memperbolehkan suami memiliki istri lebih dari satu. Hanya saja, sekarang ini jika dalih yang digunakan adalah ketentuan Allah SWT dan Sunnah Rasul hanya dijadikan sebagai "alat" saja. Dari semua istri Nabi Muhammad SAW, hanya satu yang berusia muda, yang lainnya berusia lebih tua dan janda. Sementara, pelaku poligami saat ini? Ahh... cukup saya membahas tentang mengapa saya tidak sepakat untuk yang satu ini.

Kembali saya akan bahas tentang film SURGA YANG TAK DIRINDUKAN (SYTD). Dengan alasan yang saya sebut di atas, saya cukup yakin bahwa film ini tida…

Surat untuk Mantan Kekasih

Dear a',
Semoga Allah SWT selalu melimpahkan kebaikan bagimu ^.^
Aku baik-baik saja, ah... seharusnya tak perlu kukatakan kabarku bagaimana, toh kamu tak pernah menanyakannya.
Eits, kamu jangan berpikiran aku tengah menangis saat surat ini ku tulis. Aku sedang tersenyum a'. Senyum yang dulu pernah kau kenal.
Aku bahagia, meskipun aku tak bisa mengelak masih tersisa luka, tapi luka ini tak lagi menyakitiku. Aku tak lagi menangis jika namamu disebut. Aku tak lagi merasa kosong saat melewati sudut-sudut penuh kenangan.
Jika ada satu atau dua bulir air mata membayang, itu hanya karna aku tidak benar-benar dapat membuang kenanganmu.
A'... ah apa masih pantas kusematkan panggilan itu padamu, sementara kita tak lagi menjadi 'kita'
^.^ Takdir tlah memisahkan jalan hidup kita sekarang...
Untuk esok entahlah...
Ah... Sungguhnya aku hanya ingin kau tahu, aku baik-baik saja dan bahagia dengan caraku...
Percayalah aku kan menjaga jejak yg kau tinggal...

n.b. karna …

Menarilah Bersamaku June (Dear June #2)

Menarilah Bersamaku June...
Senja kali ini begitu memerah June  Ia sepertinya memendam amarah entah mengapa Tapi tahukah kau June...  Aku begitu menikmati senja yang kini berselimut merah  Aku menikmati senja yang penuh amarah
Selama ini dia terlalu hening June Memelukku dalam sunyi  Mencumbuku dalam sepi
Aku rindu senja yang memerah seperti kali ini June Ia membuatku sadar bahwa ia ada untukku
Aku rindu berbincang denganmu June Serindu aku menari di ujung senja  Aku rindu lekuk lekuk tubuh yang temaram dihempas cahaya senja 
Masihkah kau ingat June  Saat aku, kamu, dan senja melebur dalam satu tarikan nafas Melebur dalam satu irama gerakan Melebur dalam satu amarah yang sama
Biarkan June... Biarkan senja ini memerah... Agar kita bisa terus menari Berpelukan Berbincang 
Menarilah bersamaku June  Biarkan senja yang memerah karna amarah semakin membara  Melihat lekuk tubuh kita Mendengar tawa riang kita...
Biarkan...