Skip to main content

This November is My November

Mungkin terdengar bodoh, karena aku masih membuat wishlist saat menjelang ulang tahun. Sebelum 2007, aku punya wishlist yang panjang sekali. Beberapa terwujud, tapi banyak yang tidak. ^.^ Hingga dua tahun setelah 2007, wishlist ku cuma satu dan rupanya yang satu itu juga tidak mungkin terjadi (paling tidak sekarang). Dan di 2009 praktis aku tidak memiliki harapan apapun, karena banyak hal tak terduga yang terjadi dalam hidupku. Membuatku kehilangan kemampuan untuk menenun harapan.

Dan kini, aku ingin sekali kembali belajar menenun harapan. And my wishlist are :
1. The most important of all, aku ingin menjadi muslimah yang dicintai oleh Allah SWT, ingin menjadi anak, kakak, perempuan, kekasih, dan ibu yang dapat membahagiakan semua orang yang aku cintai. Untuk yang ini aku harap dapat terkabul.

2. Ini yang tidak berubah sejak dulu, hanya sedikit direduksi. Insyaallah aku ingin menikah di tanggal 11-11-2011. Jika tahun-tahun sebelumnya aku bisa dengan yakin mencantumkan nama seseorang yang akan menikahiku nantinya. Kini cukuplah aku berharap, siapapun jodoh yang disiapkan Allah SWT untukku, Insyaallah aku akan menerimanya dengan ikhlas.

3. Ingin merampungkan semua permasalahan yang tertunda di tahun ini juga (baca: 2010). Termasuk di dalamnya adalah LULUS.

4. Ingin bekerja di sebuah penerbitan menjadi editor/penulis tetap. Nggak lagi freelance

5. Ingin punya usaha/bisnis yang ajeg

6. Ingin mulai membangun rumah yang nyaman untuk orang tua. Seperti impianku dari dulu, rumah yang mempunyai halaman yang luas dengan banyak tanaman, rumah yang jauh dari kebisingan, dan rumah yang penuh dengan kebahagiaan.

7. The Last but not least.... hehehehe ini yang penting buat siapa saja yang mau kasih kado. Just kidding. Aku baru menyadari jika aku adalah gadget freak. Karena satu dan lain hal (baca: kagak punya duit) banyak benda yang aku pengen tapi belum bisa kebeli. Antara lain: Ipad, Blackberry Torch, Macbook/Sony, Ipod Touch, n Harddisk External 2 Tera. hehheheh maruk.com

Mengapa saya selalu berhenti di angka 7. Karena angka 7 selalu mengingatkan saya atas kebesaran Allah SWT. Angkat 7 dan 11 adalah 2 angka yang penting dalam hidup saya. Tolong jangan tanyakan mengapa.
Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter mengambang di depan kening kamu. Dan… sehabis itu yang kamu perlu cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya, serta mulut yang akan selalu berdoa.. |5 cm -- Donny Dirgantoro|

Itu quote yang selalu saya ingat. Dan yang selalu menguatkan saya....

November kali ini adalah November milikku, semoga banyak kisah bahagia di November ini

sketsa November untuk tanggal 22 nanti

Comments

Popular posts from this blog

Saya Benci Film SURGA YANG TAK DIRINDUKAN

Ya, Saya benci film SURGA YANG TAK DIRINDUKAN (SYTD). Kesimpulan ini semakin kuat setelah saya akhirnya menonton film ini semalam.

Sejak awal film SYTD dipromosikan secara gencar di berbagai media baik online maupun elektronik, saya sudah apatis. Begitu tahu tema yang diusung adalah POLIGAMI, saya semakin melangkah mundur.

Secara pribadi, saya membenci ide tentang POLIGAMI. Bukan karena saya membenci ketentuan Allah SWT yang memperbolehkan suami memiliki istri lebih dari satu. Hanya saja, sekarang ini jika dalih yang digunakan adalah ketentuan Allah SWT dan Sunnah Rasul hanya dijadikan sebagai "alat" saja. Dari semua istri Nabi Muhammad SAW, hanya satu yang berusia muda, yang lainnya berusia lebih tua dan janda. Sementara, pelaku poligami saat ini? Ahh... cukup saya membahas tentang mengapa saya tidak sepakat untuk yang satu ini.

Kembali saya akan bahas tentang film SURGA YANG TAK DIRINDUKAN (SYTD). Dengan alasan yang saya sebut di atas, saya cukup yakin bahwa film ini tida…

Surat untuk Mantan Kekasih

Dear a',
Semoga Allah SWT selalu melimpahkan kebaikan bagimu ^.^
Aku baik-baik saja, ah... seharusnya tak perlu kukatakan kabarku bagaimana, toh kamu tak pernah menanyakannya.
Eits, kamu jangan berpikiran aku tengah menangis saat surat ini ku tulis. Aku sedang tersenyum a'. Senyum yang dulu pernah kau kenal.
Aku bahagia, meskipun aku tak bisa mengelak masih tersisa luka, tapi luka ini tak lagi menyakitiku. Aku tak lagi menangis jika namamu disebut. Aku tak lagi merasa kosong saat melewati sudut-sudut penuh kenangan.
Jika ada satu atau dua bulir air mata membayang, itu hanya karna aku tidak benar-benar dapat membuang kenanganmu.
A'... ah apa masih pantas kusematkan panggilan itu padamu, sementara kita tak lagi menjadi 'kita'
^.^ Takdir tlah memisahkan jalan hidup kita sekarang...
Untuk esok entahlah...
Ah... Sungguhnya aku hanya ingin kau tahu, aku baik-baik saja dan bahagia dengan caraku...
Percayalah aku kan menjaga jejak yg kau tinggal...

n.b. karna …

Menarilah Bersamaku June (Dear June #2)

Menarilah Bersamaku June...
Senja kali ini begitu memerah June  Ia sepertinya memendam amarah entah mengapa Tapi tahukah kau June...  Aku begitu menikmati senja yang kini berselimut merah  Aku menikmati senja yang penuh amarah
Selama ini dia terlalu hening June Memelukku dalam sunyi  Mencumbuku dalam sepi
Aku rindu senja yang memerah seperti kali ini June Ia membuatku sadar bahwa ia ada untukku
Aku rindu berbincang denganmu June Serindu aku menari di ujung senja  Aku rindu lekuk lekuk tubuh yang temaram dihempas cahaya senja 
Masihkah kau ingat June  Saat aku, kamu, dan senja melebur dalam satu tarikan nafas Melebur dalam satu irama gerakan Melebur dalam satu amarah yang sama
Biarkan June... Biarkan senja ini memerah... Agar kita bisa terus menari Berpelukan Berbincang 
Menarilah bersamaku June  Biarkan senja yang memerah karna amarah semakin membara  Melihat lekuk tubuh kita Mendengar tawa riang kita...
Biarkan...