Friday, September 18, 2009

Mimpi

Kata orang mimpi begitu menyesatkan menerima yang nyata
Pun demikian aku
Ku selalu berada pada mimpi yang sama
Mimpi tentang pangeran dan kuda putih

Serta padang bintang tempat segala pengharapan terkabul
Mimpi tentang harapan, cita-cita, dan cinta
Mimpi di kala aku terpejam
Benar kata mereka,
Aku enggan membuka mata tuk mengakhiri ini semua
Tapi tiba-tiba sebuah tepukan halus di pipiku
Mencoba menyadarkanku dari mimpi
Aku tersadar dan pandanganku terkunci pada sebuah mata
Mata yang di sana aku melihat semua mimpiku dalam kejernihan matanya


No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...